pernahkan anda memikirkan masa depan keuangan anda?

April 18, 2015

Dalam segala hal setidaknya sebagian besar untuk dapat hidup di bumi yang indah ini dengan layak, membutuhkan uang bahkan untuk buang air saja butuh uang. Hidup ini sudah berkembang sedemikian kompleks, sehingga hampir tidak mungkin kita bisa hidup tanpa memiliki uang. Hampir semua yang ada harus dibeli dengan uang. Bahkan sinar matahari dan udarapun harus dibeli dengan uang. Apa? sinar matahari harus bayar? Bukannya gratis? Lihat saja sinar matahari yang sepertinya gratis namun membutuhkan uang, untuk mendapatkan kehangatan sinar matahari bali, para turis dari berbagai negara rela berbondong-bondong ke Indonesia dengan biaya yang tidak sedikit.
Udarapun yang secara gratis tersedia di alam sekarang harus dibeli dengan uang, tidak percaya? lihat saja botol-botol oksigen yang dijual di apotik dengan harga yang tidaklah murah.
Memiliki uang dan harta merupakan suatu kebutuhan pada jaman yang sangat kompleks seperti ini. Semua orang ingin kaya dan berharap memiliki keamanan finansial namun di era informasi seperti saat ini tidak ada lagi yang namanya keamanan finansial.

Apakah Anda masih ingat jatuhnya harga emas 2008, jatuhnya harga saham dow jones tahun 2010 yang mengakibatkan kenaikan harga emas dan minyak gila-gilaan hingga tahun 2012-2013 harga emas mencapai hampir 1900/troy ones, kemudian harga emas mulai dihancurkan tahun 2013 hingga 2014 mengakibatkan harga emas mencapai titik terendahnya di kisaran 1000-1100/ troy ones.
Apakah Anda juga masih ingat pada krisis subprime mortgage yang terjadi beberapa tahun yang lalu? Ratusan perusahaan besar maupun kecil gulung tikar. Tujuh puluh dua bank tutup, diantaranya adalah bank yang sudah berumur 400 tahun. Jutaan orang tiba-tiba kehilangan pekerjaan. Nah, saat ini tidak ada lagi yang namanya keamanan. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi lagi di masa mendatang. Kalau begitu bagaimana cara bertahan dalam kondisi yang tidak menentu?
Salah satu cara adalah dengan melakukan investasi, kenapa harus investasi? dengan melakukan investasi kita tidak hanya dapat menyimpan manfaat agar dapat dimanfaatkan dimasa yang akan datang dan menyelamatkan masa depan kehidupan finansial, tetapi juga bisa mendapatkan keuntungan.
Kita tidak asing dengan kata investasi. Sebagai masyarakat modern, bisa jadi setiap hari kita mendengar kata itu, lalu apakah hakikat dari investasi itu sendiri? Investasi sebenarnya adalah meluangkan/ memanfaatkan waktu, pikiran, uang atau tenaga dengan harapan mendapatkan keuntungan/ manfaat pada masa yang akan datang. Tujuan investasi adalah untuk mendapatkan tingkat pengembalian dari uang yang disimpan agar dapat digunakan untuk pemakaian yang ditunda. Tingkat pengembalian yang diinginkan tersebut harus dapat mengompensasi waktu, ekspektasi tingkat inflasi, dan ketidakpastian pengembaliannya. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal. Jadi pada dasarnya investasi adalah membeli/ menyimpan/ menanam sesuatu yang diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih besar di masa yang akan datang.
Pernahkan Anda menanam benih buah biji mangga dihalaman rumah, seperti itulah investasi Anda mengharapkan biji buah mangga Anda berkembang dan tumbuh menjadi buah mangga yang lezat sehingga dikemudian hari Anda dapat menikmati lezatnya buah mangga.
Investasi memang lezat, bahkan mungkin lebih lezat dari rasa buah mangga itu sendiri. tetapi kebanyakan masyarakat menganggap investasi hanya untuk orang kaya, orang miskin tidak perlu investasi. Mengapa sih harus repot-repot memikirkan investasi bukankah selama ini Anda ataupun orang tua Anda atau saudara Anda lainnya bahkan hampir tidak pernah memikirkan hal tersebut, dan semuanya tetap lancar-lancar dan aman saja. Sekarang kita pikir kembali jika Anda bekerja apakah Anda yakin tidak dipecat? Atau jika Anda pengusaha apakah yakin bisnis Anda tidak bangrut? Apakah Anda yakin hal tersebut tidak akan terjadi pada Anda? Jika tidak, Anda perlu memikirkan hidup dengan apa nanti jika hal tersebut terjadi. Jika Anda tidak memiliki tabungan/ investasi, Anda bisa membayangkan apa yang akan terjadi?
jika Anda memiliki buah hati? Sudahkah Anda mempersiapkan kebutuhannya? Apakah Anda sudah mempersiapkan biaya hidup anak Anda? Ingatlah Salah satu pengeluaran terbesar dalam keluarga adalah biaya hidup anak. Anda juga harus bersiap membayar biaya pendidikan anak Anda. Mulai dari Pra-sekolah, TK, SD, SMP, SMU, kuliah S1, bahkan mungkin S2. Dan berapa buah hati Anda? Satu, dua, tiga atau lebih? Lalu berapa biaya yang dibutuhkan? Siapkah Anda menanggungnya?
Apa yang terjadi bila kecelakaan, sakit, atau bahkan kematian menimpa diri Anda? Juga kemungkinan dari bencana alam. Maka bersiaplah mengeluarkan biaya besar. Di Indonesia, penyakit degeneratif seperti penyakit kanker, kardiovaskuler, diabetes dan stroke semakin meningkat dipacu oleh perubahan gaya hidup akibat modernisasi. penyakit degeneratif ini dijamin bisa menguras dompet Anda.? Apakah Anda sudah siap?
Bagaimana biaya hidup saat Anda pensiun? Dengan kemajuan di bidang kedokteran harapan hidup menjadi lebih lama berarti Anda membutuhkan biaya hidup cukup besar setelah pensiun katakanlah Anda pensiun umur 55-60 tahun, kemudian Anda masih hidup sampai usia 80-100 tahun, Anda masih memerlukan biaya hidup selama 25-40 tahun lagi. Cukupkah uang pensiun Anda untuk hidup nyaman di hari tua Anda? Biasanya ini bukan menjadi masalah dimana orang tua menjadi tanggungan anak di masa tuanya. Tetapi bayangkanlah kondisi perekonomian anak Anda saat dewasa. Kehidupan anak Anda di masa mendatang mungkin lebih sulit daripada masa sekarang, dan mungkin tidak lebih baik dari kondisi perekonomian Anda pada masa bekerja dulu. Tentunya Anda tidak ingin menjadi beban bagi mereka bukan? Semakin lama Anda hidup semakin banyak uang yang Anda butuhkan. Selain itu Anda tentunya ingin pensiun dengan nyaman seperti yang didambakan semua orang. Bayangkan jika Anda pensiun nanti, seberapa nyaman Anda bisa menikmati sisa hidup. Kebanyakan dari kita ingin mewariskan sesuatu pada ahli waris (anak ataupun keluarga)? Apakah Anda ingin mewariskan hutang pada anak cucu Anda? tentu saja tidak bukan?
Betapa pentingnya investasi pada masa sekarang ini, dengan melakukan investasi Anda tidak hanya mengamankan masa depan keuangan Anda tetapi juga masa depan kesejahteraan dan kebahagiaan hidup Anda.
Ketika kesadaran akan berinvestasi muncul, orang mulai berinvestasi menabung dan mengumpulkan uang sedikit demi sedikit kemudian mulai menempatkannya pada instrument investasi tertentu, namun bukannya keuntungan dan kesejahteraan yang di dapat malah kerugian atau bahkan terkena penipuan investasi yang berakibat hilangnya harta benda atau bahkan meninggalkan hutang. Apakah Anda pernah mengalaminya? Ataukah tetangga dan saudara Anda mengalaminya? Mengapa hal tersebut terjadi pada Anda? Hal tersebut akan di jawab pada penjelasan selanjutnya dalam buku ini.
Setelah Anda mengalami kegagalan investasi Anda mungkin takut untuk berinvestasi kembali dan menganggap investasi itu berbahaya dan dapat menyebabkan kemiskinan. Benarkah?
Namun disisi lain mayoritas orang terkaya di dunia, kaya raya karena investasi dan bisnis. Bahkan dengan berinvestasi banyak orang bertambah kaya dan mampu melipat gAndakan kekayaannya. Investasi dan bisnis merupakan salah satu rahasia orang kaya di dunia sehingga mampu melipat gAndakan kekayaannya menjadi berkembang dan bertumbuh semakin besar. Jika investasi itu berbahaya dan dapat menyebabkan miskin mengapa banyak orang kaya dari investasi? dan mengapa banyak juga orang kehilangan uang karena investasi?
Berdasarkan penelitian 7 dari 10 investor kehilangan uang. Mengapa hal tersebut terjadi? Hal tersebut akan di jelaskan pada pembahasan selanjutnya dalam rahasia 9 “mengaplikasikan TIM-TIK”. Apa rahasianya mengapa sebagian besar orang kaya dari investasi, sedangkan disisi lain banyak juga yang kehilangan harta bendanya dari investasi?  rahasia tersebut akan terungkap dalam buku ini the secret investor genius

Related Post

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *