Kenali jenis macam pembalut

November 4, 2015

Kenali macam dan jenis pembalut

Kenali pembalut

Kenali pembalut

Anda para wanita tahu jenis pembalut yang digunakan? Ada beragam pembalut di pasaran. Yuk, pembaca Cahyailmu.com mengenalnya lebih dekat!
Dikutip dari harian ayahbunda Pembalut sekali pakai umumnya terdiri dari ukuran tertentu disesuaikan dengan kebutuhan. Ini di antaranya.

Regular, berbentuk oval panjang dengan ketebalan sedang, berperekat di salah satu sisinya, tipis tapi dilengkapi lapisan antibocor dan berdaya serap. Karena tipis jika di gunakan di hari–hari pertama menstruasi akan membuat Anda sering ganti.
Super tipis, namun walau tipis daya serapnya ada di antara jenis regular dan maxi. Nyaman digunakan karena tipis tapi tak cocok digunakan pada hari pertama menstruasi karena pembalut cepat penuh dan basah.
Bersayap karena di kedua sisinya ada tambahan perekat agar darah tidak tembus ke samping. Cocok untuk Anda yang bergerak aktif atau memiliki aktivitas padat. Beberapa wanita merasa tidak cocok menggunakan pembalut bersayap karena permukaan sayapnya yang menepel di lipatan paha membuat rasa tidak nyaman.
Maxi, berdaya serap tinggi dan lebih tebal dari pembalut regular. Biasanya digunakan pada hari pertama menstruasi atau malam saat Anda tidak terjaga untuk berganti pembalut. Jika digunakan saat beraktivitas, sebaiknya tidak mengenakan rok atau celana ketat, karena ketebalannya akan membuat pembalut ini tampak.
Pembalut berparfum, yang diberi pewangi sehingga harum. Tujuannya agar pembalut tidak berbau saat digunakan. Namun tidak cocok untuk Anda yang berkulit sensitif atau memiliki alergi karena dapat memicu iritasi dan rasa gatal.

Pembalut reuseable
Saat ini pembalut reuseable atau bisa dipakai ulang yang terbuat kain warna- warni. Keunggulan pembalut ini bisa dicuci dan digunakan ulang. Hemat! Bentuknya ada yang oval menyerupai pembalut sekali pakai dengan perekat berupa kancing ada juga yang menyerupai celana dalam biasa, tapi di bawahnya dilengkapi lapisan tebal untuk menyerap darah. Kekurangannya, saat digunakan beraktivitas di luar rumah, repot menggantinya.

Tampon
Pembalut jenis ini tidak umum digunakan di Indonesia. Bentuknya seperti pulpen, dipakai dengan cara dimasukkan ke dalam vagina. Pengguna tampon harus sering menggantinya. Karena sering diganti jika terlalu lama dapat menyebabkan infeksi pada alat reproduksi. Kelebihannya praktis dan leluasa bergerak.

Campuran herbal
Pembalut ini dilengkapi herbal yang fungsinya antara lain sebagai antiseptik, penghilang bau, mencegah infeksi, dan meredakan rasa sakit. Pembalut ini belum umum digunakan karena harganya mahal dibanding pembalut biasa.

Pembalut dengan campuran pendingin/mint
Pembalut ini saat digunakan terasa sejuk dan dingin, sehingga terasa nyaman. Pada beberapa wanita menimbulkan alergi dan iritasi karena ramuan herbal dapat menyebabkan alergi.

Panty Liners
Pembalutnya lebih kecil dan tipis yang biasa digunakan sehari-hari atau hari –hari terakhir haid. Fungsinya menyerap cairan yang diproduksi vagina sehingga area ini kering. Pemakaian panty liners sebaiknya di ganti setiap 5 jam atau 3 jam jika merasa basah.

Pembalut nifas
Seperti pembalut haid tapi ukurannya lebih besar dan tebal. Digunakan oleh ibu yang baru melahirkan dan mengeluarkan darah nifas.

Pembalut Inkontinensia
Adalah popok untuk orang dewasa, bentuknya seperti popok celana balita tapi ukurannya lebih besar. Digunakan oleh penderita inkontinesia urin, yaitu tidak dapat menahan urin (buang air kecil) yang keluar. Inkontinesia urin umum terjadi pada lansia akibat melemah dan kendornya otot-otot pelvis. Pada wanita bisa terjadi saat kehamilan, setelah melahirkan atau perubahan hormonal saat menopause dan biasanya tidak menetap artinya bisa sembuh.

Cawan Haid
Cawan haid (mooncup) digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam vagina. Bentuknya seperti cawan dan terbuat dari silikon lunak yang biasa digunakan untuk keperluan medis, tidak mengandung bahan pewarna dan bebas BPA. Cawan ini bisa digunakan berkali-kali. Cara membersihkannya tinggal dibilas. Ekonomis dan praktis!Tips

Related Post

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *