Insiden tergelincir pesawat Batik Air

November 8, 2015

Insiden tergelincir nya batik air

Tergelincir pesawat Batik Air

Tergelincir pesawat Batik Air

Dikutip dari media Jakarta, (Analisa). Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyebut tergelincirnya Batik Air ID 6380 rute Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisutjipto merupakan insiden serius. Jonan akan meminta Angkasa Pura I agar pesawat segera cepat dievakuasi.

Menurut Jonan, landasan pacu (runway) Bandara Adisutjipto tak terganggu.

“Saya sudah minta Angkasa Pura I bantu supaya pesawatnya dievakuasi yang saya dapat laporan, runway dia nggak terganggu jadi OK. nggak usah nunggu apa, semestinya bisa cepat. Yang lain saya sudah minta KNKT investigasi penyebabnya apa, panggil pilotnya kenapa tergelincir,” ujar Jonan di kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (6/11).

Dia menambahkan tergelincirnya pesawat Batik Air di Bandara Adisutjipto menjadi insiden serius. Meski hanya satu pesawat, hal ini akan menjadi catatan dengan meminta penjelasan kepada pilot.

“Kalau yang tergelincir 10 baru diskusi, tapi kalau satu kita panggil pilotnya saja. Yang pasti ini insiden serius. Kita panggil pilotnya, diperiksa izin terbang, kita akan suspend dulu untuk 90 hari maksimum. Kita lihat dulu,” katanya.

Soal runway bandara, mesti punya acuan yang jelas. Menurutnya, yang mesti diperbaiki di bandara adalah menyediakan alat pengukur air yang berada di atas runway. Tapi, ketersediaan alat ini bukan menjadi alasan untuk tak tergelincir.

“Kalau hari ini hujan ada yang tergelincir 10 baru kita cek runway-nya kayak bagaimana? Apa terlalu licin atau apa? Yang harus diperbaiki di airport itu alat untuk ukur air yang ada di atas runway. Itu yang seharusnya ada. Tapi itu bukan alasan nggak ada alat itu kemudian tergelincir apa nggak tergelincir,” tuturnya.

Lantas, apakah dengan peristiwa ini, pesawat Batik Air rute tersebut akan di-suspend?

“Kalau ini masuk klasifikasi serious incident, jam itu juga kita suspend. Kita lagi cek, masih tanya ke Dirjen Perhubungan Udara,” sebut mantan Dirut PT KAI itu.

Related Post

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *