cara investasi logam mulia emas dengan mudah

April 18, 2015

cara investasi logam mulia emas

2. Logam Mulia
Seperti jaman dulu, banyak orang membeli emas dalam bentuk perhiasan untuk dijadikan barang perhiasan ataupun disimpan untuk digunakan sebagai sarana investasi. Sekarang pun emas marak dijadikan sarana investasi sebagai sarana save heaven karena kebal dari inflasi. Selain emas, berbagai pilihan lain adalah perak, platinum. Selain dalam bentuk perhiasan, yang bisa dipakai, Anda juga bisa membeli emas dalam bentuk batangan. Bentuk batangan ini lebih cocok sebagai investasi karena bebas pajak dan kadar emasnya lebih tinggi. Investasi dalam Bentuk Emas Lantakan. Emas ini sering disebut sebagai emas batangan atau fine gold, hanya tersedia dalam kadar 24 karat. Banyak orang berpikir bahwa yang dapat membeli emas batangan adalah orang yang kaya raya. Orang-orang yang berpenghasilan kecil dan hanya memiliki sedikit simpanan tidak akan bisa membeli emas batangan. Sebenarnya, anggapan tersebut merupakan pemikiran yang salah karena emas batangan pun juga dijual dalam bentuk satuan kecil, yaitu 1 gram, 2 gram, 3 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, dan 1.000 gram atau lebih.
Harga emas lantakan tersebut berubah setiap hari. Untuk di Indonesia, nilai yang menjadi acuan adalah harga emas lantakan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang. Harga emas tersebut dapat kita lihat melalui website PT Aneka Tambang yang beralamat di.
http://www.logammulia.com
Harga yang tertera dalam di website tersebut adalah harga dasar yang dikenakan kepada konsumen yang membeli emas lantakan. Selain harga dasar, konsumen juga dikenakan biaya pembuatan yang jumlahnya bervariasi, tergantung pada jumlah gram yang kita inginkan. Besarnya ongkos pembuatan emas lantakan jauh lebih kecil dibandingkan dengan ongkos pembuatan emas perhiasan. Disamping investasi dalam bentuk perhiasan, lantakan ada juga bentuk Investasi logam mulia dalam bentuk Koin Emas. Pada prinsipnya, koin emas sama dengan emas lantakan, tetapi bentuknya berupa koin. Bentuk koin emas ini dapat berupa koin emas cetakan, koin emas mata uang, dan koin emas kuno. Untuk bentuk koin emas cetakan, saat ini, di Indonesia dikenal dua macam bentuk, yaitu koin emas ONH (Ongkos Naik Haji) dan koin emas dinar yang diterbitkan oleh PT Aneka Tambang. Khusus untuk koin emas dinar dari PT Aneka Tambang, kita harus membayar PPN pada saat pembelian.
Biasanya, investasi dalam bentuk koin emas dilakukan oleh orang-orang yang memiliki dana cadangan yang cukup banyak karena investasi dalam bidang ini dapat dikategorikan seperti investasi dalam benda seni. Namun, koin emas kuno dan langka mempunyai banyak peminat. Ada begitu banyak orang yang memburu koin emas kuno dan langka dengan harga yang cukup mahal, kemudian menjualnya kepada orang lain dengan harga yang jauh lebih mahal. Demikian seterusnya sehingga harga koin emas kuno tidak memiliki stAndar harga yang pasti. Biasanya, orang-orang yang berinvestasi dalam bentuk koin emas kuno sudah membangun fondasi investasi terlebih dahulu, yaitu dalam bentuk emas lantakan. Di Mana Membeli Emas? Ada banyak tempat untuk membeli emas. Berikut ini tempat-tempat yang biasa dipakai untuk membeli emas, yaitu toko emas, pegadaian, dan membeli pada agen Aneka Tambang. Jika berminat mengoleksi koin emas, perhitungkan tingkat kesulitan untuk menjualnya kembali. Perhatikan merek-merek yang sudah mendapat kepercayaan di pasar. Ada baiknya untuk memilih produsen ternama seperti Maples, Krands, atau Eagles. Mereka adalah produsen aset berkualitas dunia dan produknya diminati kolektor internasional.
Emas adalah pelindung terhadap nilai dan kekayaan (protector of value and wealth). Semakin tinggi inflasi, biasanya akan semakin baik kenaikan harga emas. Semakin orang-orang panik menghadapi ketidak pastian ekonomi, maka harga emas semakin melambung. Akan tetapi, patut dicatat bahwa harga emas akan cenderung konstan bila laju inflasi rendah. Harga emas bahkan cenderung sedikit menurun apabila laju inflasi di bawah dua digit dan kurs dolar stabil. Jadi, emas hanya akan bagus bila terjadi inflasi moderat (dua digit), dan akan lebih bagus lagi bila terjadi inflasi hiper (tiga digit). Karena itu, emas sangat cocok dipakai sebagai pelindung nilai kekayaan. Emas nilainya cenderung stabil dan dianggap tidak punya efek inflasi (zero inflation effect). Kalangan konsultan investasi menyebut emas sebagai save heaven. Aset yang aman dan stabil, hingga menyerupai “keamanan surgawi”, Jika dinyatakan dalam harga rupiah, harga emas di Indonesia memiliki keunikan. Selama ini, harga emas di Indonesia memiliki kecenderungan selalu naik dan nilainya tidak terlalu signifikan jika turun. Hal itu terjadi karena ketika harga emas dalam harga dolar Amerika Serikat (AS) turun, pada saat yang sama, harga dolar AS terhadap rupiah cenderung menguat. Jadi, jika dikonversi dalam bentuk rupiah, terciptalah kestabilan harga emas di Indonesia. Selain memiliki bentuk fisik emas, kita juga bisa berinvestasi pada produk derivatifnya. Yaitu dengan membeli berbagai kontrak emas di bursa berjangka. Namun, investasi di bursa berjangka membutuhkan pengetahuan yang cukup dan modal yang besar. Resikonya juga sangat tinggi. Lagipula, tidak semua orang memiliki akses ke bursa berjangka. Investasi dengan cara ini hanya cocok bagi mereka yang sudah profesional.

Related Post

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *