apa itu deposito?

April 18, 2015

apa itu deposito?

1. Deposito
Deposito adalah bentuk simpanan di bank, yang mirip dengan tabungan namun dengan jangka waktu tertentu. Bunga yang di tawarkan di deposito relatif lebih tinggi dari bunga tabungan, namun bila deposito diambil sebelum jangka waktunya maka akan dikenakan penalti. Memiliki deposito adalah cara investasi yang paling sederhana, praktis dan mudah. Investasi ini cukup aman karena dana Anda juga dijamin pemerintah sampai batas tertentu. Bila Anda memiliki deposito, bank akan memberikan bunga. Besar bunga tergantung dari jenis simpanan deposito. Semakin besar jumlahnya dan semakin lama Anda menyimpannya maka uang Anda semakin berkembang. Kelemahannya bunga yang ditawarkan relatif kecil. Menyimpan uang dalam bentuk deposito tidak seperti tabungan yang bisa kita tambah atau kurangi sewaktu-waktu. Dalam deposito, ada beberapa komponen yang harus diperhitungan selain bunga, yaitu tenor waktu dan juga penalti, sayangnya bunga deposito tidak sebanding dengan tingkat inflasi dan terhitung cukup rendah untuk dapat melawan inflasi. deposito juga dikenal juga sebagai tabungan berjangka. Karena memiliki jangka waktu. Walaupun konsepnya sama, deposito memiliki beberapa perbedaan dengan tabungan biasa:

 Adanya jangka waktu. Anda harus menanamkan uang Anda dalam jangka waktu tertentu, misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau satu tahun. Selama jangka waktu itu, Anda biasanya tidak dapat menambah ataupun mengambil deposito tersebut. Kalaupun misalnya Anda dalam keadaan terdesak dan mengambil deposito sebelum jatuh tempo, biasanya Anda akan dikenakan denda yang cukup besar oleh bank.
 Bunga relatif lebih tinggi dari tabungan biasa.
 Setoran awal yang lebih besar. Dengan bunga yang lebih tinggi, deposito juga menuntut saldo minimum yang lebih besar dari tabungan biasa dan tergantung penawaran dari bank.
 Tidak ada biaya administrasi bulanan, tapi bunga deposito Anda akan tetap terkena pajak.
 Investasi pada deposito biasanya berorientasi pada jangka waktu pendek. Misalnya untuk sekedar menyimpan dana nganggur, dana darurat, atau mengamankan uang saat situasi investasi lain seperti saham, obligasi atau reksa dana sedang tidak menguntungkan.
Bila Anda menanamkan uang Anda dalam deposito, Tabung sebagian, bukan semua. Anda bisa kerepotan kalau menaruh sebagian besar dana Anda dalam deposito, misalnya kalau-kalau Anda butuh dana darudat. Dan pilihlah jangkanya pendek, misalnya 3-6 bulan. Kalau jangka waktunya terlalu panjang, bisa saja Anda kehilangan kesempatan untuk meraih dari investasi lain yang sedang potensial karena uang Anda ditahan oleh deposito. Lalu Pilih bank yang sehat dan terpercaya, jangan sampai bank Anda bankrut sesaat setelah Anda menanamkan uang.

Related Post

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *