akhir perseteruan Farhat VS dani

November 20, 2015

AHMAD

Akhir perseteruan Farhat VS dani

Akhir perseteruan Farhat VS dani

Dhani berpelukan dengan Farhat Abbas di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, kemarin. Biasanya, keduanya bicara saling ngotot. Yang biasanya panas, kemarin tiba-tiba adem. Mirip adegan sinetron.

Farhat abbas berpelukan dengan dani di persidangan

Farhat abbas berpelukan dengan dani di persidangan

Kontan, aksi itu membuat gelak tawa seisi ruang persidangan. Majelis hakim pun sempat terlihat tersenyum melihat aksi Farhat yang meminta meminta maaf kepada pentolan grup Dewa 19 itu.

Pasalnya, biasanya Farhat selalu ngotot tidak bersalah selam proses persidangan. ”Kalau diperbolehkan, saya ingin meminta maaf kepada Dhani di depan semua Yang Mulia (hakim),” ucap Farhat di sela-sela persidangan.

Permintaan maaf ini dilontarkan mantan suami dari penyanyi Nia Daniati setelah sebelumnya keduanya sempat bersitegang terkait bukti yang dilontarkan oleh para saksi. Keduanya bersikap saling menjatuhkan satu sama lain di depan majelis hakim. Keduanya saling ejek.

Semua masalah di luar kasus diungkapkan masing-masing pihak di ruang persidangan. Entah itu urusan anak, perceraian Dhani maupun Farhat, hingga kasus tragedi tol Jagorawi yang melibatkan putra Dhani, Dul.

Walaupun demikian, permintaan maaf Farhat langsung direspon majelis hakim dengan menawarkan kepada Dhani untuk menerima atau tidak permohonan maaf Farhat itu.

”Apakah Anda bersedia, jika tersangka (Farhat) meminta maaf di persidangan ini?” tanya hakim. ”Ya, bersedia saja,” jawab Dhani enteng.

Keduanya pun langsung berjabat tangan dan akhirnya berpelukan. Dhani yang menggunakan baju lengan panjang berwarna hitam dipadu dengan setelan jeans berwarna hitam langsung tersenyum.
Beda halnya dengan raut muka Farhat yang terlihat terpaksa dengan sikapnya yang meminta maaf kepada Dhani dalam persidangan itu. Dengan aksi berpelukan itu, majelis hakim pun langsung menutup proses persidangan.

Sementara itu usai persidangan, Dhani menambahkan, permintaan maaf seterunya dalam kasus pencemaran nama baik bukan berati mengakhiri proses hukum. ”Ketika meminta maaf berarti dia mengakui salah. Ketika hakim memutuskan dalam persidangan dia (Farhat) tidak bersalah itu salah,” jelasnya.

Pernyataan maaf yang diberikan adalah sikap maaf seperti yang diterimanya saat Dul berhadapan dengan kasus tragedi Jagorawi. Walaupun diberikan maaf namun tanggung jawab tetap dilakukan.

”Saya maafkan sebagai manusia. Seperti keluarga korban (tragedi Jagorawi) mereka memaafkan, serta tetap tanggung jawab. Santunan sampai saat ini, Dul tetap diadili,” pungkas mantan suami Maia Estianty itu.

Related Post

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *